516 - untuk TTS kami ada bersama alam

Nama Inisiator

Beatrit Banoet

Bidang Seni

kriya

Pengalaman

3 tahun

Contoh Karya

Kategori Proyek

kerjasama_kolaborasi

Deskripsi Proyek

Kualitas tenunan daerah terbangun ketika warna yang digunakan adalah warna alami. Tenunan sekarng mengandalkan wantex atau warna dari Toko yang menyebabkan tenunan itu tidak bertahan dalam jangka waktu yang lama. Sehingga kelompok kami yang kami berinama Tunas Harapan beranggotakan 10 orang sudah memulai mensosialisasikan pewarna alami yang di dalamnya terdapat pengikat warna sehingga tenunan yang diproduksi warnanya tidak cepat pudar. Untuk meningkatkan salah satu ilmu yang dimiliki oleh peremmpuan tersebut, perlu adanya pengembangan pewarna alam untuk menjawab kebutuhan pengrajin tenun dengan cara, adanya pusat pelatihan pewarna alami untuk benang, adanya pusat pembelanjaan benang mengunakan pewarna alam dan adanya sosialisasi yang secara merata dan menyeluruh di Kabupaten Timor Tengah Selatan .

Latar Belakang Proyek

Kecenderungan pengrajin tenun baik itu secara individu maupun kelompok akhir-akhir ini lebih memilih untuk mengunakan pewarna pabrik karena lebih gampang dan lebih mudah didapat. Ditambah tidak adanya pengetahuan berkaitan dengan pengunaan pewarna alam sebagai bahan dasar pembuatan tenun. Akibatnya kualitas hasil tenunan tidak secara maksimal dapat terjaga dengan baik. Selain itu, nilai jual pun rendah. Dengan gencar sosialiasi tentang pengunaan pewarna alam, ini dapat mempengaruhi nilai jual tenunan dipasar yang. Sehingga tingkat kerumitan pembentukan motif yang dihasilkan oleh seorang pengrajin tenun dapat terbayarkan dengan maksimal.

Masalah yang Diangkat

Maraknya produk tenunan yang beredar di lingkungan masyarakat tanpa kualitas yang terjaga dengan baik mengakibatkan merosotnya nilai jual. hal ini menjadi keprihatinan bagi kami untuk mengangkat kembali kualitas pewarna tenunan dan juga tetap menjaga kelestarian budaya dan alam. Dengan demikian maka kesejahteraan para penenun dengan modal kecil dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan stabilnya harga tenunan.

Indikator Sukses

1. Terciptanya kain tenunan yang menggunakan pewarna alam sehingga kualitas dan karakter tenunan dapat terjaga. 2. Terjaganya pelestarian dan pemanfaatan hasil bumi sebagai bahan dasar pewarna pada kain tenunan 3. Memberdayakan bahan dasar pewarna alam sebagai alat ukur untuk melestarikan budaya tenun ikat. 4. Meningkatkan pengetahuan akan bahan pewarna alam 5. Pelestarian warisan leluhur akan pemanfaatan bhan-bahan alam.

Dana yang Dibutuhkan

Rp.30 Juta

Durasi Proyek

6 bulan